KPU Kabupaten Kediri Ikuti Rakor Persiapan Pemeliharaan dan Inventarisasi Logistik Pemilihan 2020

KPU Kabupaten Kediri Ikuti Rakor Persiapan Pemeliharaan dan Inventarisasi Logistik Pemilihan 2020

Reporter : Linda Estri Liyanawati

Surabaya,  kpu-kedirikab.go.id –  Dalam rangka Persiapan Pemeliharaan dan Inventarisasi Penerimaan dan Penyimpanan Logistik Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri mengikuti rapat koordinasi (rakor) yang diselenggarakan KPU Provinsi Jawa Timur (Jatim) selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 11-12 November 2020.

Bertempat di Aula Lantai II Kantor KPU Provinsi Jatim, rakor diikuti oleh Ketua, Sekretaris, Kasubag Keuangan, Umum dan Logistik (KUL) dari 19 KPU Kabupaten/ Kota penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020. Acara dihadiri oleh Ketua dan anggota KPU serta Bawaslu Provinsi Jawa Timur.

Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, Choirul Anam menyampaikan bahwa saat ini logistik sudah mulai berdatangan, ia berharap KPU Kabupaten/ Kota memperhatikan ketepatan waktu dan ketepatan jumlah dalam proses tersebut.

“Selain logistik pemiihan juga ada kebutuhan APD, saya harap dalam proses penerimaan logistik, tidak sekedar menerima tetapi waktu, jam juga perlu diperhatikan. Petugas juga memastikan jumlah yang dikirim benar-benar sesuai,” ujar Choirul Anam.

Kemudian dalam tahap pengeluaran logistik, tambah dia, juga diperhatikan kaitannya dalam pengadministrasian. Mulai dari Surat perintah pengeluaran barang, Pengeluaran barang, Pencatatan, Pembutan Berita Acara Serah Terima (BAST) dan Laporan disampaikan dengan rapi.

“Semua itu perlu diperhatikan dan disiapkan dengan rapi,” tuturnya.

Sementara itu, Komisioner Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim, Miftahur Rozaq menjelaskan bahwa Tahapan manajemen logistik dimulai dari Tahapan Penerimaan, Penyimpanan, Penyortiran, Pelipatan, Pengesatan, Pengepakan, Pemeliharaan dan Inventarisasi, kemudian Penyaluran.

“Dalam  proses  penerimaan Logistik untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Pejabat Pembuat Komitmen KPU Kabupaten/Kota dapat mengangkat dan menetaptkan tim pendukung penerima yang anggotanya berasal dari pegawai KPU Kabupaten/kota untuk membantu penerimaan barang logistik,” jelasnya.

Dalam penerimaan tersebut, lanjut dia, dibagi menjadi dua tahap, tahap pertama perkiraan jadwal penerimaan bulan November minggu ke-1 sampai minggu ke-2 dengan logistik berupai Kotak Suara, Bilik Suara, Sampul, Segel, Tinta dan Kabel Ties.

“Sedangkan Tahapan Kedua, perkiraan jadwal penerimaan bulan November minggu ke-2 sampai ke-3 berupa Surat Suara, Formulir, Template, DPC dan Buku Panduan,”

Rozaq juga menegaskan kewajiban untuk menerapkan prinsip 5 R (Ringkas, Rapi, Resik (bersih), Rawat, dan Rajin secara terus-menerus) dalam pemeliharaan logistik.

“Serta menerapkan prinsip Logistik Pemilihan disusun di atas pallet secara rapi dan teratur untuk menjaga sirkulasi udara, perlindungan terhadap banjir dan serangan hama,” imbuhnya.

Dalam rakor tersebut materi pembahasan terdiri dari Surat Dinas 1197 tentang Pemeliharaan dan Inventarisasi Logistik Pemilihan 2020, SK 399,  Surat Dinas 965 dan Surat Dinas 1002 tentang Sortir Lipat Surat Suara. Rakor berjalan lancar dan berakhir Kamis siang. (hupmas/ lyn)