Sosialisasi di Kecamatan Ringinrejo, KPU Kabupaten Kediri Berharap Masyarakat Tidak Apatis

Sosialisasi di Kecamatan Ringinrejo, KPU Kabupaten Kediri Berharap Masyarakat Tidak Apatis
Foto : Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan, Anwar Ansori saat menyampaikan paparan dalam sosialisasi di Kecamatan Ringinrejo, Jum’at (13/11/2020).

Reporter : Dicky Setiadi

Kediri,  kpu-kedirikab.go.id – Menggelar sosialisasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (PILBUP) Kediri Tahun 2020 di Kecamatan Ringinrejo, Jum’at (13/11/2020), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri berharap masyarakat tidak apatis.

Sekira pukul 09.00 WIB, bertempat di Kecamatan Ringinrejo, sosialisasi dilaksanakan mengundang Muspika, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Kepala Desa se-Kecamatan Ringinrejo. Hadir sebagai narasumber sosialisasi Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan, Anwar Ansori.

Acara dibuka oleh Camat Ringinrejo yang diwakili oleh Kasi Kesos, Nadirin. Dalam sambutannya ia menyampaikan apresiasi kepada KPU Kabupaten Kediri. Pihaknya berkomitmen untuk turut membantu menyukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2020.

“Saling bersinergi, saling percaya agar Pemilihan berjalan dari hati. Kami akan memberikan pelayanan sebaik mungkin untuk menyukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2020,” ujar Nadirin.

Sementara itu, narasumber, Anwar Ansori mengungkapkan bahwa Pemilihan kali ini berbeda dengan pemilihan sebelumnya. Selain pemilihan dilaksanakan di masa pandemi, pemilihan di Kabupaten Kediri ternyata juga dilaksanakan dengan pasangan calon tunggal.

“Kabupaten Kediri pertama kali ada pasangan calon tunggal. Kabupaten Kediri adalah salah satu dari dua Kabupaten di Jawa Timur yang menyelenggarakan pemilihan dengan satu pasangan calon. KPU sudah mengupayakan dengan perpanjangan pendaftaran agar tidak terjadi calon tunggal, namun tidak ada pasangan calon yang memenuhi syarat. Syarat calon sudah terpenuhi, namun syarat pencalonan tidak dapat dipenuhi," ungkap Anwar Ansori.

Anwar berpesan kepada seluruh yang hadir, meskipun pemilihan dengan calon tunggal, Kepala Desa dan tokoh (agama dan masyarakat) tetap aktif mengajak masyarakat di wilayahnya masing-masing untuk turut berpartisipasi menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember 2020.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pendidikan pemilih, agar masyarakat tidak apatis. Harus tersampaikan ke masyarakat agar datang ke TPS walaupun hanya ada satu pasangan calon," pesannya.

Dalam sosialisasi tersebut, Anwar juga menjelaskan mengenai penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Pemilihan Tahun 2020, spesimen surat suara Kolom Bergambar dan Kolom Tidak Bergambar (Kosong), serta tata cara memilih di TPS selama pandemi Covid-19. (hupmas/ lyn)