Kelas Teknis VI, KPU Kediri Ikuti Diskusi Rekapitulasi Penghitungan Suara

Kelas Teknis VI, KPU Kediri Ikuti Diskusi Rekapitulasi Penghitungan Suara
Kelas Teknis VI, Rekapitulasi Penghitungan Suara. Kamis (5/8)

Kediri, kpu-kedirikab.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri kembali mengikuti Kelas Teknis Menyongsong 2024 dengan tema “Rekapitulasi Penghitungan Suara” yang diadakan KPU Provinsi Jatim. Kelas yang dilaksanakan secara virtual tersebut dimoderatori Subkoordinator Teknis, One Amalia yang disambung dengan penyampaian materi oleh Anggota KPU Kota Blitar Hernawan M. Khabib dan Anggota KPU Kabupaten Pacitan Agus Susanto.  Kamis (05/08/2021) Pukul 10.00 -12.30 WIB.

Kelas Teknis VI diikuti oleh 38 Satker KPU Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur dengan Divisi Teknis Penyelenggaraan, Anwar Ansori dan Sub Koordinator Teknis dan Hupmas, Bintang Fajar sebagai delegasi dari KPU Kabupaten Kediri.

Pembahasan dalam kelas teknis terbagi menjadi 2 sesi. Sesi I dengan Narasumber Anggota KPU Kota Blitar Hernawan M. Khabib dengan judul materi Perjalanan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilihan dan Liku-liku di masa Pandemi. Sedangkan pada Sesi II diisi dengan narasumber Anggota KPU Kabupaten Pacitan Agus Susanto, dengan materi Proses Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Kabupaten/ Kota.

Pada sesi pertama, Khabib menyampaikan aturan- aturan yang harus dilakukan saat melakukan rekapitulasi penghitungan suara di masa pandemi yaitu semua bentuk kegiatan penyelenggaraan yang dilaksanakan oleh KPU di masa pandemi perlu menyesuaikan dengan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid 19 dengan memperhatikan Kesehatan dan keselamatan penyelenggara, peserta, pemilih dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan. “Kita sangat terbatasi saat melakukan rekapitulasi pemungutan suara, hal yang bisa kita lakukan pada saat itu yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” jelas Khabib.

Lanjut Khabib ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat itu yaitu proses administrasi pelaksanaan rekapitulasi yang panjang, model form yang digunakan terlalu banyak, banyaknya salinan yang dibutuhkan cukup menguras tenaga, tempat pelaksanaan rekapitulasi, dan koordinasi dengan lembaga yang memiliki kewenangan terhadap penanggulangan covid 19.

Sementara itu, Agus dalam materinya membahas  langkah-langkah yang perlu dipersiapkan KPU Kab/Kota saat rapat rekapitulasi penghitungan suara yaitu : Membentuk kelompok kerja, Menyusun jadwal rapat dengan membagi jumlah kecamatan dalam wilayah kerja KPU Kab/Kota, Menyampaikan Surat Undangan kepada Saksi Peserta Pemilu, Bawaslu Kab/Kota, dan PPK, Menerima surat mandat saksi, setelah itu KPU Kabupaten/Kota menyiapkan perlengkapan rapat Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara lambat 1 (satu) Hari sebelum pelaksanaan, dan Mempersiapkan kelengkapan lainnya. “Tahap-tahap ini telah sesuai prosedur yang diamanatkan pada pkpu nomor 4 tahun 2019 tentang rekapitulasi hasil penghitungan,” kata Agus.

Agus menambahkan rapat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dipimpin oleh ketua dan anggota KPU Kabupaten/Kota dan dihadiri oleh : (1) saksi; (2) bawaslu kabupaten/kota; (3) ppk; dan (4) dapat dihadiri oleh pemantau pemilu,masyarakat dan instansi terkait. dalam hal saksi dan/atau bawaslu kabupaten/kota tidak hadir dalam rapat, pelaksanaan rapat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di tingkat kabupaten/kota tetap dilanjutkan. (pnj)